Submit, Database, Index, Crawl, Serving Google

Crawl Google

Kaitannya dengan search engine (Google) blog atau website yang sudah terdaftarkan itu ibarat buku-buku di dalam perpustakaan. Setiap blog memiliki halaman-halaman ibarat halaman pada setiap buku. Sedangkan mesin pencari merupakan pengelola informasi dari daftar-daftar buku tersebut dengan tujuan pencarian perihal nama buku, judul buku, pengarang, serta lainnya.

Dengan pemberian kapasitas tampungan data yang besar tidak heran Google bisa menampung milyaran halaman dikala ini untuk diolah dan ditampilkan di mesin pencarinya yaitu Google Search. Melalui halaman resminya ada ratusan milyar halaman yang sudah ditampung serta trilyunan pencarian kata kunci setiap harinya. Wow, jumlah yang sangat aneka macam bukan? Mari cari tahu bagaimana cara kerja mesin pencari ini.

Proses Submit Url

Cara kerja pertama mesin pencari yaitu mendapatkan permohonan dari para blogger yaitu dengan cara menyediakan layanan kirim url blog. Proses pengiriman url dilakukan secara manual dari pemilik blog yang ingin blognya tampil di halaman Google. Halaman perngiriman url blog atau alamat blog dari google yaitu : https://www.google.co.id/intl/id/add_url.html
Hingga dikala ini proses pengiriman url tidak dipungut biaya pihak Google atau gratis. Proses pengiriman url kapan saja diluar jam kerja pun bisa dilakukan.

Setelah proses submit pengiriman url tiap halaman dilakukan pada Google Webmaster Tools (GWT) kini dinamai Search Console. Pengiriman url tiap halaman diambil otomatis pada halaman Sitemap dengan format XML. Itulah pentingnya menciptakan halaman sitemap untuk search console.

Proses Database

Setelah proses pengiriman tamat selanjutnya semua data disimpan di server Google yang mencapai 100.000.000 GB (Seratus Juta) kapasitas penyimpanan. Kapasitas besar tersebut menampung semua blog yang dikirimkan pemilik blog dari seluruh dunia.

Dengan 13 Server data yang tersebar di Amerika, Eropa, dan Asia pengelolaan data sangatlah penting. Untuk pendistribusian data melalui jaringan UPS dirasa bisa melayani seruan data dari seluruh dunia. Data-data tiap halaman disimpan dan dijaga ketat oleh petugas keamanan 24 jam kerja tanpa henti sampai sekarang.

Proses Crawl

Proses crawl ini yaitu proses mesin otomatis yang berfungsi merayapi atau menganalisa ulang isi situs atau blog. Pemberian nama mesin ini yaitu Googlebot, Robot atau Spider. Mesin proses crawl ini dinamai sesuai dengan kategori masing-masing misalkan untuk dekstop disebut dengan Googlebot, untuk gambar dinamai dengan Googlebot-image, dan untuk blog info dinamai dengan Googlebot-news. Cara kerjanya otomatis dan tergantung seberapa seing blog itu melaksanakan aktifitas yaitu update halaman atau perawatan situs. Kamu bisa melihat klarifikasi perihal crawl di Webmaster Google perihal Crawl.

Proses crawl tiap halaman blog berbeda-beda tergantung jumlah halaman dan umur blog. Terdapat fitur setting crawl yaitu seberapa cepat mesin crawl akan merayapi blog kita. Tentu ini menjadi pertimbangan pemilik blog untuk meningkatkan secara optimal halamannya. Untuk akun usang biasanya setting seberapa cepat crawl dilakukan akan otomatis muncul pada sajian webmaster tools. Cara kerjanya ibarat pengaturan kecepatan blog untuk memuat.

Proses Index

Dari hasil crawl akan didapatkan informasi-informasi dan pelengkap informasi lainnya mengenai isi blog. Seperti dijelaskan pada halaman resminya, setiap blog yang masuk proses index tidak dijamin tampil pada hasil pencarian. Ada banyak pertimbangan dari pihak google yang akan ditayangkan pada hasil pencariannya. Pertimbangan itu mencakup isi yang relevan, bahasa, dan apakah situs atau blog tersebut patuh pada aliran kualitas serta kebijakan google atau tidak.

Proses Crawl dan index bisa dilihat melalui halaman google perihal cara kerja Google Penelusuran. Kedua proses ini yaitu crawl dan index menjadi pantauan pemilik blog dan terdapat pada sajian laporan di search console.

Proses Serving atau Hasil Pencarian.

Setelah proses index disimpan proses selanjutnya yaitu menampilkan hasil pencarian dengan kata kunci tertentu atau serving. Kata yang sedikit pencarian, akan cepat diindex google. Begitu sebaliknya, kata dengan frekuensi banyak dicari membutuhkan waktu yang usang juga pada hasil pencarian. Ini dikarenakan banyak persaingan dalam kata tersebut.

Dari hasil pencarian yang disajikan sanggup diperoleh ekspresi dominan atau kata paling banyak dicari. Kamu bisa temukan apa yang sedang jadi tranding topik melalui Google Trends setiap harinya. Google trends sering dijadikan pola bagi pemilik blog atau situs yang akan mempublikasikan artikelnya. Meneliti kata yang sedang menjadi tranding pada pencarian merupakan langkah efektif terutama untuk memilih judul halaman.
Teman-teman bisa melihat video cara kerja mesin pencari ini, walaupun dengan bahasa inggris saya yakin kalian bisa memahami cara kerjanya sebab terdapat animasi untuk mempermudah

Itulah cara kerja mesin pencari mulai dari proses pengiriman url sampai menampilkan hasil pencarian. Baca juga artikel saya yang lain pada halaman SEO Checklist khusus membahas Teori mesin pencari yang akan diterapkan untuk SEO pada blogger.

Setelah kau mengetahui cara kerja mesin pencari google tersebut, artikel kami selanjutnya yaitu algoritme gres google. Adalah cara google memilih halaman yang layak ditampilkan pada hasil pencarian melalui peringkat situs. Baca perihal → cara kerja algoritme gres google.

Close Menu